harmony

harmony

Rabu, 19 Januari 2011

mengertikah komiu?

malam kadang terasa begitu panjang

udara pecah, dingin

biar saja tak usah kau lipat

jangan katakan padaku tentang malammu

biar esok tak tersesat

di mata kita yang mengembun



pati, 14 desember 2010

kenalilah tanah ibumu, anakku

: jogja, tanah ibu kedua anakku



dan mereka selalu saja menoreh luka

diatas luka

barangkali mereka lupa warna darah

atau nanah

ataukah telah sedemikian silang menyilang

di kapiler mata dan otak mereka?

ugh, betapa kelabunya sel sel kelabu

ketika residu matahari yang hampir padam

menjadi dupa racun yang membutakan

membatu

degil

(maka biarkan tanah ibumu

yang melindungi akarmu, anakku)



pati, 13 desember 2010

pojok

ruangan berpojok empat
pada suatu kali aku pernah duduk di satu pojoknya
takzim membisikan sajakku
dan kau menulisnya di telapak tanganmu
'ini buatku'
di pojoknya yang lain
kugantung foto tentangmu
matahari yang baru menampakkan diri
pagar sunyi
rinai cahaya
di pojok dulu tempatku duduk
kugenggam tanganmu
yang takzim berbisik
'maafkan aku, aku lupa sajakmu'
pojok yang lain kubiarkan berdebu
disana kukubur mimpiku
(satu pojok kubiarkan apa adanya, buatmu menulis sajak, untukku)

pati, 13 desember 2010

pohon jambu kita sudah tua, paitua

pohon jambu kita memang sudah tua, kau dengarkah desahnya kemarin? kuceritakan tentang laut kepadanya, tentang muara yang selalu menuju laut,tentang camar.
ah pohon jambu kita memang sudah tua, apa yang dipikirnya tentang ceritaku? sedang ia senantiasa setia merontokan daunnya pada kolam kecil pekarangan kita
(kubilang kepadanya,jika laut, akan selalu membawa daun itu kembali)

pati, 12 desember 2010

kriiiiiing!!!! bisa tolong matikan bekernya?

yang menggangu adalah waktu yang kita akali

ternyata mengakali kita, dan sejak kapan kita

memiliki?

yang melegakan adalah tak ada speedometer sayangku,

tidak di detik, tidak di tahun, hanya beker yang menjerit jerit

"tidur, waktumu habis!"



pati, 11 desember 2010

pernahkah?

entahlah, aku selalu merasa kata katamu melata mencari timur tempat matahari tenggelam, bahkan sepertinya kaupun tak tahu jika kakimu di selatan, jadi hendak sampai kapan pencaharianmu itu? apa yang terbersit dari kata katamu sebenarnya, entahlah apakah kaupun bertanya tanya? 'aku tak berahim tak bermuara, hanya pengelana yang berlayar di keduanya'
apakah pernah kau bertanya tanya apa yang terbersit dari tanyaku?
(kau tahu, bagiku timur tempat matahari terbit)

pati, 10 desember 2010

Jumat, 10 Desember 2010

rindu

Kutunggu datangmu. Membawa bau pagi yang tak kukenal, atau berkata tentang bising siang yang entah berpintu berapa, atau bercerita tentang senja yang lebam nan asing.
Namun angin telah membawa baumu yang sungguh kukenal. Rindu

pati, 10 desember 2010